Motto

Hari Esok Harus Lebih Baik Dari Hari Ini..!
Selamat Datang di "Portal Matematika. Media Pembelajaran Matematika Online Bersama Pak Sukani ". Support by Pak Sukani HP : 085695685815 Terimakasih.

Assalamualaikum Wr.Wb.

Selamat datang di portal matematika online yang sederhana ini. Portal matematika online ini adalah suatu media pembelajaran matematika online yang dikelola oleh pak Sukani dengan segala keterbatasannya. Portal Matematika Online ini dibuat dengan tujuan :

1. Membantu dan berperan aktif untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia
2. Memfasilitasi proses pembelajaran matematika secara online melalui blog.
3. Memfasilitasi siswa agar mudah dalam mengakses ilmu matematika.
4. Sebagai media penguat / sounding proses pembelajaran di kelas.
5. Sebagai media informasi laporan nilai, remedial, tugas dll.
6. Sebagai media tempat mengumpulkan tugas-tugas siswa.
7. Meningkatkan motivasi / semangat belajar siswa.
8. Meningkatkan motivasi / semangat siswa untuk menulis dan berhitung.

Mari dengan kegigihan SUKSES kita raih...!!!

Wassalamualaikum Wr.Wb.

Salam sukses,

animator

(Pak Sukani)


Jumat, 18 November 2011

Menikmati Mendidik Anak

Mendidik anak bukanlah sebuah prosedur khusus, atau sebuah kursus dengan kurikulum tertentu yang menjadikan anak sebagai peserta wajibnya. Perlakuan terhadap anak, jikalau demikian, seolah kurang manusiawi. Anak sepertinya harus tumbuh sesuai dengan keinginan orang tua sehingga kreativitasnya sendiri terhambat. Padahal setiap anak memiliki potensi yang berbeda. Sekarang adalah tinggal para pendidiknya (orang tua dan guru) yang bisa mendampingi anak menemukan dirinya. Caranya tentu tidak sekaku sebuah arena pendidikan formal seperti tadi dianalogikan sebagai sebuah kursus, melainkan bisa melalui peristiwa keseharian yang bisa menjadi pintu masuknya unsur-unsur pendidikan bagi anak.
1. Membantu Anak Berfikir Kreatif.
Latih anak dengan pertanyaan-pertanyaan alasan mengapa kita melakukan sesuatu menurutnya. Misalnya mengapa kita harus belajar setiap hari. Biarkan anak bereksplorasi dengan jawaban-jawabannya. Jangan menyalahkan jawabannya sekalipun jawabannya itu salah, akan tetapi ajak anak mengembangkan pikirannya untuk mencari lagi jawaban lain misalnya dengan pertanyaan, “Terus apa lagi?” dan seterusnya.
2. Melatih Anak Berdiskusi
Ketika anak menyatakan sesuatu pendapat, ajaklah anak menemukan alasan atau motifnya dengan memperlihatkan keingintahuan kita terhadap apa yang diungkapkan anak. Tetapi jangan menggiringnya kepada jawaban yang seharusnya atau diinginkan orang tua misalnya dengan menyudutkannya untuk memberikan alasan yang jelas. Hal tersebut akan mengakibatkan anak mencari alasan lain yang bisa menyenangkan (memuaskan) orang tua padahal itu bukanlah alasannya.
3. Menanamkan Kebiasaan Membaca
Tidak perlu menunggu anak masuk usia 2 hingga 6 tahun. Sebenarnya ini bisa dilakukan juga pada saat anak masih 4 bulan! Tujuannya tentu bukan agar si anak memahami isi bacaan akan tetapi merangsang aspek-aspek psikisnya. Bukunya pun lebih yang berbentuk buku bergambar dengan warna-warni dan sedikit kata. Dengan membacakan buku tersebut pada anak, akan merangsang kognisi, komunikasi, sosial, dan afeksi. Keikutsertaan anak memegang buku pun akan membuat anak merasakan keterlibatan secara emosional.
4. Menghindari Kesalahan Memotivasi Anak
Membuat anak merasa bersalah ketika anak tidak berbuat sesuai dengan keinginan orang tua dan harapan anak termotivasi untuk berbuat lebih baik, justru akan membuat anak merasa rendah diri, tidak percaya diri, dan sebagainya. Demikian pula jikalau kita membandingkan anak dengan seseorang yang lain yang dianggap lebih. Bukannya anak termotivasi untuk berbuat seperti orang lain tersebut melainkan justru membuat anak merasa tidak berharga. Sikap terbuka dan mau mendengarkan anak serta mendampinginya, akan lebih berharga bagi anak sehingga anak lebih termotivasi melakukan hal-hal yang prestatif dan membanggakan orang tuanya.
Anak adalah amanat Sang Pencipta pada orang tua, keluarga dan masyarakat yang harus dikelola sebagai aset masa depan. Wajah masa depan sebuah negeri dapat dilihat dari bagaimana kualitas anak-anak masa kini.
Semoga bermanfaat..!!!

Contact Us



Pak Sukani
Guru Matematika SMK Bakti Idhata
Jl.Melati No.25 Kel.Cilandak Barat - Jakarta Selatan
HP: 085695685815
Email : likeny_rbg@yahoo.com
Yahoo Messenger : likeny_rbg@yahoo.com
Facebook : likeny_rbg@yahoo.com


Terimakasih Telah Menghubungi Saya

TIPS DAN TRIK LULUS TOEFL

Setiap kali jadwal penerimaan mahasiswa baru dimulai atau tawaran beasiswa studi di luar negeri dari institusi bergengsi dibuka, para calon mahasiswa diseluruh dunia berbondong-bondong mengikuti ujian bahasa Inggris TOEFL (Test Of English as a Foreign Language). Itulah tes kemampuan bahasa Inggris yang diselenggarakan bagi orang-orang yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris.
TOEFL pertama kali diselenggarakan pada tahun 1963. Hingga saat ini, TOEFL diselenggarakan di 165 negaradan puluhan juta orang mengikuti tes tersebut. TOEFL mempunyai kedudukan yang sangat penting karena semua perguruan tinggi di luar negeri, terutama negara-negara berbahasa Inggris, menjadikan TOEFL sebagai salah satu syarat penerimaan mahasiswa. Biaya mengikuti tes TOEFL sebesr US$ 130.
TOEFL ada dua macam, yakni International TOEFL dan Institutional TOEFL. International TOEFL diselenggarakan oleh Kantor TOEFL di Amerika, dengan menunjuk badan-badan khusus yang tersebar di seluruh dunia.
Pada saat ini, soal-soal International TOEFL yang diselenggarakan di Ibu kota negara sudah menggunakan sistem komputer, namun d kota-kota lain masih menggunakan sistem kertas dan pensil.
Karena waktu yang disediakan sangat pendek sementara soalnya begitu banyak dan menjebak, maka diperlukan strategi dalam mengerjakannya. Menurut Danny R Cyssco Penulis buku TOEFL dan Bahasa Inggris ada kiat-kiat umum yang bisa dipakai oleh peserta yaitu :
1) Pahami perintahnya dengan baik. Dari tahun ke tahun, perintah yang ada dalam soal-soal TOEFL selalu sama. Jadi hal ini bisa dipelajari sebelum mengikuti tes. Dengan begitu, tidak perlu membuang waktu untuk membaca perintah soal.
2) Dengarkan percakapan dengan seksama karena hanya diputar satu kali. Konsentrasilah pada soal. Jangan bicara atau melihat ke sesuatu yang lain karena bisa membuyarkan konsentrasi.
3) Pilihlah pertanyaan yang mudah dulu. Jangan buang waktu untuk mengerjakan soal yamg sulit. Biasanya, soal-soal TOEFL bertingkat, dari mudah ke sulit. Namun untuk jawabannya, tidak ada model yang pasti. Maksudnya, setelah menjawab B empat kali, maka jawaban berikutnya pasti D.
4) Jangan sampai ada soal yang kosong karena sistem penilaian TOEFL bukan sistem penalti, dikurangi bila jawaban salah.
5) Jangan menyontek atau memberitahu teman. Jika ketahuan, maka panitia tidak akan segan-segan mengeluarkan peserta itu dan melarang mengerjakan tes lagi.
Selain ada kiat-kita umum, tentunya ada kiat khusus. Kiat khusus ini sangat berguna untuk mengerjakan soal mendengarkan tata bahasa.
Kiat khusus untuk soal mendengarkan. Duduklah di dekat pengeras suara, bukan di dekat radio tape. Namun jangan duduk di depannya langsung, juga jangan dekat tembok karena suara akan bergema.
Strategi khusus yang lain yaitu mulailah mengerjakan soal-soal tata bahasa yang mudah, yakni nomor 1 – 15. Setelah itu baru nomor 16-40. Pilihlah dua jawaban yang pling mungkin, lalu pelajarilah. Jika masih tidak tahu mana jawabannya, tetaplah menjawab. Jika ada waktu, periksalah nomor-nomor terakhir karena itu yang sulit.
Satu yang harus diingat, walaupun nilai TOEFL penting, yang lebih penting lagi adalah pemahaman yang baik terhadap bahasa Inggris dan berani menggunakannya.

Semoga bermanfaat..!!!
Maturnuwun..,

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | JCPenney Coupons